Sabtu, 30 April 2016

Trik Membaca Kepribadian dan Menarik Informasi Melalui Rambut Manusia



Membaca karakter dan menarik informasi bisa dilakukan sambil melakukan pengamatan terhadap penampilan seseorang. Pada kesempatan kali ini, saya akan menuliskan artikel tentang bagaimana cara menarik informasi dan membaca karakter kepribadian melalui salah satu organ yang berada di kepala kita. Organ tersebut bernama RAMBUT.

Rambut adalah mahkota manusia. Dengan melakukan pengamatan terhadap rambut, kita bisa menarik kesimpulan dan mengambil informasi mengenai profesi, sifat, karakteristik dan tingkat kesehatan dari subjek yang kita amati. Tidak percaya? Mari kita paparkan satu persatu!
Pada Laki-Laki

1.   RambutPendek

·        Rambut yang pendek bisa mengindikasikan beberapa hal. Pertama adalah pribadi yang simpel. Rambut pendek adalah jenis potongan rambut yang paling ringan dan tidak perlu diberikan perawatan berlebih. Oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak orang dengan karakter simpel dan sederhana memakai gaya rambut seperti ini.

·  Pada beberapa kasus, rambut pendek mengindikasikan pribadi yang konservatif. Biasanya pensiunan tentara memiliki karakteristik seperti ini.


·       Rambut Pendek juga mengindikasikan jiwa pemberontak apabila diwarnai dengan warna rambut yang tidak wajar.

·      Rambut pendek juga bisa saja dikarenakan anggapan jika dirinya lebih tampan kalau memiliki rambut pendek.

·        Rambut pendek juga mengindikasikan kalau seseorang merupakan atlet olahraga/olahragawan pada cabang tertentu. Sebagai contoh orang yang bermain pada cabang atletik biasanya memiliki rambut pendek. Pernah lihat sprinter olimpiade bergender laki-laki memiliki gaya rambut bob atau di ponytail?

·  Rambut pendek juga mengindikasikan profesi dari seseorang. Seringkali instansi atau lembaga tertentu mensyaratkan anggotanya untuk memiliki rambut pendek. Sebagai contoh TNI, Polri (kecuali intel) dan damkar mewajibkan kepada anggotanya untuk memendekkan rambutnya. Selain itu, orang yang dulunya bekerja di instansi-instansi seperti ini seringkali memiliki gaya rambut atau potongan yang sama. Ingat Potongan Rambut Tukul Arwana? Walaupun dia sudah keluar dari Bintara, dia tetap memakai gaya rambut tentara.


·       Rambut pendek juga mengindikasikan seseorang sedang sakit atau sedang dalam pengobatan tertentu. Sebagai contoh orang yang memiliki penyakit kanker dan melakukan kemoterapisudah dapat dipastikan memiliki rambut yang rontok dan hal ini membuat rambutnya pendek. Selain itu, orang yang memiliki jerawat yang banyak hingga sampai ke kepala juga biasanya akan mencukur pendek rambutnya.

·      Rambut pendek mengindikasikan penuaan. Ketika manusia mengalami usia lanjut, maka dia akan mengalami degradasi/penurunan kondisi-kondisi fisik dan metabolisme yang disertai dengan gejala-gejala tertentu yang terlihat dari luar. Salah satunya adalah kerontokan rambut. Hal ini terjadi baik itu pada laki-laki maupun perempuan. Yang laki-laki biasanya sampai mengalami kebotakan, sedangkan pada perempuan hal ini tidak terlalu terlihat. Namun ini mungkin menjelaskan kenapa banyak wanita yang sudah tua tidak memiliki rambut yang terlalu banyak.


2.   Rambut Panjang/Warna Mencolok/Potongan Radikal

Banyak sekali petunjuk yang bisa didapatkan dari panjangnya rambut, warna yang mencolok dan potongan yang radikal apalagi jika hal ini terjadi pada laki-laki. Berikut adalah karakter-karakter tersebut:

·     Rambut panjang pada laki-laki bisa saja menunjukkan kalau dirinya tidak memiliki rasa nyaman atau cocok dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini biasanya bisa kita lihat pada laki-laki dengan orientasi seksual yang menyimpang.

·      Seringkali lelaki berambut panjang merupakan ciri bahwa laki-laki tersebut adalah laki-laki yang berjiwa pemberontak. Apalagi jika kita melihat faktor-faktor lain seperti misalnya tato, atau tindik dan anting.

·      Rambut panjang juga seringkali mengindikasikan jiwa petualang. Banyak orang-orang yang memiliki profesi penjelajahan seperti backpacker, hiker, fotografer fenomena alam yang memiliki gaya rambut seperti ini.


·      Ekspresif dan artistik adalah salah satu karakteristik lain yang dimiliki oleh laki-laki yang memiliki rambut panjang. Jika kalian ke suatu perguruan tinggi yang berpusat pada seni, maka kalian akan banyak melihat orang-orang seperti ini di kampus tersebut. Di dalam AADC misalnya, Rangga adalah orang yang memiliki jiwa artistik sehingga rambutnya jabrig dan panjang. Tapi kenapa di SMA dia tidak dirazia ya?


·     Banyak orang yang memiliki pekerjaan dan gaya hidup yang tidak konvensionalmemiliki gaya rambut yang bebas. Sebagai contoh, kita tidak akan mungkin menemukan laki-laki berambut panjang di TNI atau di kantor pemprov. Namun, apabila orang tersebut adalah pengamen, pelukis jalanan atau guide misalnya, kita akan banyak menemukan laki-laki dengan potongan rambut yang aneh.

·       Banyak laki-laki yang memiliki rambut panjang melakukan perombakan pada rambutnya supaya bisa menarik orang-orang dari grup-grup tertentu. Sebagai contoh anak punk, grup regae, grup emo, grup alay dll.



·     Orang yang memiliki potongan rambut radikal dan warna yang mencolok juga mengindikasikan sikap acuh tidak acuh terhadap sekeliling. Apalagi jika hal ini ditambah dengan tingkat kerapian dan kebersihan yang kurang.

·    Laki-laki yang ingin tampil beda dan mencolok juga akan melakukan pemanjangan rambut, pewarnaan dan melakukan potongan-potongan rambut yang radikal. Apalagi jika ditambah dengan pakaian yang mencolok dan aksesoris-aksesoris yang kelihatan mahal dan berkilau.

· Pengaruh kultur juga bisa membuat seorang laki-laki memanjangkan rambutnya. Pengaruh ras, agama, artis dan kelompok tertentu umumnya memang bisa membuat seorang laki-laki memiliki rambut panjang. Sebagai contoh, penyanyi regae umumnya memiliki rambut yang panjang dan gimbal, penggemar John Lenon biasanya memiliki model rambut dan kacamata yang sama dengan John Lenon sendiri. Silahkan bandingkan 3 gambar artis di bawah!



3.   Perawatan Rambut
Bagaimana seorang laki-laki merawat rambut dan melakukan respon terhadap kerontokan rambut mampu memberikan kita banyak informasi. Berikut adalah informasi-informasi tersebut.

·     Melalui cara menyisir rambut, kita mampu menilai pribadi dan karakter seseorang. Sebagai contoh orang yang memiliki baju yang rapi dan necis dan memiliki sisir di bajunya menunjukkan orang tersebut adalah orang yang memang sistematis dan memiliki tingkat pergaulan sosial yang tinggi atau sedang berusaha meningkatkan reputasinya. Apabila dia tiba-tiba menyisir di depan umum sambil ngaca, maka ada kemungkinan dia sedang bersiap akan bertemu dengan teman kencan atau klien penting. Apabila ada orang tua yang jelas mengalami kebotakan melakukan hal ini (menyisir) mau di depan umum ataupun tidak, maka ada kemungkinan dia menyangkal penuaan atas dirinya, kurangnya kesadaran atas persepsi orang lain terhadap dirinya, penilaian yang buruk dan kurang peka atas sekeliling.

·      Melalui tempelan rambut dan operasi penambahan rambut, kita bisa menyimpulkan kalau orang tersebut (apabila muda) mengalami penyakit kebotakan. Apabila tua, maka hal tersebut adalah indikasi sifat obsesif atas penampilan dan kurangnya penerimaan diri terutama atas penuaan atas dirinya.
 
·    Melalui pemakaian topi atau pemanjangan rambut di belakang pada orang dengan kebotakan dan rontok, mengindikasian juga keinginan untuk tidak tua, namun pada beberapa kejadian, pemakaian topi mengindikasikan supaya kulit kepala orang tersebut tidak melepuh. Namun jika orang tersebut berada di dalam ruangan namun masih memakai topi, maka ada kemungkinan orang tersebut merasa tidak nyaman dan percaya diri atas kerontokan rambutnya.

Pada Wanita

Pada wanita, rambut merupakan salah satu bentuk petunjuk yang paling sulit untuk diungkap. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki berbagai gaya rambut. Bahkan beberapa gaya rambut yang terlihat radikal pada laki-laki seyogyanya tidak terlalu berpengaruh banyak pada penampilan perempuan. Satu-satunya cara untuk menarik informasi melalui rambut perempuan adalah melalui karakteristik ekstrem yang dimilikinya. Sebagai contoh antara panjang dan pendeknya rambut, ketebalan dan gaya rambut.


1.   Rambut Pendek
Pada wanita, rambut pendek mampu memberikan banyak informasi mengenai kepribadian wanita yang memiliki rambut tersebut.

·    Perempuan yang rambutnya dipotong pendek, elok dan penuh perhatian menunjukkan pribadi yang kreatif, artistik dan ekspresif. Sama seperti rambut-rambut lain yang dirawat dengan harga yang cukup fantastis, rambut yang terawat baik menandakan kondisi ekonomi yang luar biasa berkecukupan. Namun ingat juga, beberapa orang yang memiliki masalah keuangan juga sengaja menyisihkan uangnya pada perawatan rambut. Jika ini terjadi, maka hal ini menunjukkan rasa arogan, butuhnya dukungan, khawatir atas persepsi orang lain, atau rasa tidak aman dan tidak nyaman. Biasanya hal seperti ini terjadi pada orang kaya yang jatuh miskin.

·        Perempuan yang memiliki rambut pendek juga mengindikasikan pribadi yang praktis. Rambut panjang memang susah untuk dirawat pada perempuan. Karena itulah beberapa perempuan memendekkan rambutnya. Pribadi yang sibuk umumnya memendekkan rambutnya mengingat hal ini lebih praktis. Namun dalam beberapa kasus, pribadi yang praktis mengakali hal ini dengan mengikat rambutnya. Oleh karena itu, faktor-faktor lain seperti penampilan dan perilaku mesti diamati juga sebagai faktor pendukung.

·   Rambut pendek dengan potongan ekstrem mengindikasikan kalau wanita yang menggunakannya menginginkan perhatian. Hal ini akan sangat cocok sekali apabila dihubungkan dengan tingginya strata sosial yang dia miliki, tingkat masalah yang dia miliki, juga apabila fashion dan pakaiannya modis dan mencolok. Ingat kenapa Julia Peres menggundul rambutnya?


 
Potongan Rambut Bob Seringkali Dipakai oleh Profesional
· Rambut pendek mengindikasikan kebutuhan profesi (profesionalisme). Pada polwan misalnya, para wanita dipotong pendek. Selain itu, apabila ke luar negeri kita akan melihat banyak wanita berprofesi sekretaris yang rambutnya dipotong pendek. Para pembawa acara berita juga banyak yang dipotong rambutnya walaupun hal ini tidak mutlak dilakukan.

·   Dia melakukan metode penyembuhan tertentu seperti kemoterapi misalnya.


2.   Rambut Panjang
Pada perempuan, rambut panjang seringkali mengindikasikan kecantikan dan kemudaan. Hal ini berlaku di wilayah Indonesia dan wilayah-wilayah belahan dunia lain pada umumnya.

·     Pada perempuan yang berusia lebih dari 40 tahun, rambut panjang hingga sepinggang mengindikasikan ketidakinginan atas bertambahnya usia(penyangkalan atas ketuaan). Kadang-kadang, wanita dengan karakteristik seperti ini seringkali terlihat memiliki mindset seolah dirinya wanita remaja atau wanita usia 20-an. Wanita seperti ini kadang memiliki pandangan yang kurang realistis terhadap kehidupannya.

·  Perempuan berambut panjang mengindikasikan kalau dirinya merasa dirinya lebih cantik kalau dirinya berambut seperti ini. Walaupun orang lain tidak menganggapnya seperti itu dari perspektif dan pandangan mereka.

·  Rambut panjang seringkali juga mengindikasikan sifat dan pembawaan yang bebas. Untuk melihat hal ini, lihat karakteristik lain pada penampilannya yang mendukung hal ini.

·   Rambut panjang terulur dan tidak terawat, mengindikasikan rasa malas, kurang peka terhadap sekeliling, jiwa pemberontak, sakit bekepanjangan, tidak sadar akan pentingnya kebersihan dan kerapian, dan tidak mau menikah. Pada beberapa kasus, orang sakit juga memiliki karakteristik ini oleh karena itu lihat juga faktor lainnya.


3.   Perawatan dan Gaya Rambut
Perawatan dan gaya rambut pada wanita banyak memberi kita informasi mengenai kepribadian dan pandangan orang tersebut:

·     Wanita yang menyemir rambutnya kemungkinan adalah wanita yang menolak penuaan namun tidak seekstrem perempuan paruh baya yang memiliki rambut hingga sepinggang. Ada kemungkinan kalau dia adalah seorang wanita karir yang harus menjaga penampilan dalam pergaulan dan bisnis sehingga dia mesti menyemir rambutnya. Jika hal ini terlihat pada wanita yang lebih muda, maka ada kemungkinan kalau dia telah beruban walau usianya memang lebih muda. Pada wanita yang lebih tua, ada kalanya dia akan sering melakukan berbagai perawatan dan penyambungan rambut untuk mengakali kerontokan yang terjadi pada dirinya. Beberapa bahkan memakai wig untuk menjaga imejnya. Namun mengingat banyak wanita yang mulai memakai hijab akhir-akhir ini, hal ini mungkin tidak terlalu berpengaruh.

·  Banyak wanita yang mewarnai rambutnya dan melakukan perawatan rambut di era sekarang. Wanita yang memiliki strata sosial tinggi seringkali terlihat melakukan hal ini. Untuk melihat tingginya strata sosial seorang perempuan yang mewarnai rambutnya, lihat juga gaya rambutnya dan penampilannya juga aksesoris yang dia pakai. Pewarnaan rambut juga mencirikan orientasi keagamaannya.

·    Jika pewarnaan rambut menggunakan warna yang mencolok atau warna yang tidak biasa terjadi di masyarakat tersebut, maka ada kemungkinan kalau dia ingin diperhatikan orang lain (hal ini juga terjadi pada rambut yang dipotong pendek dengan cara yang tidak biasa). Amati juga penampilan, make up dan pakaiannya sebagai faktor pendukung hal ini.

·      Pewarnaan rambut dan potongan rambut yang tidak biasa juga menunjukkan kalau dirinya sedang mengeluarkan statement. Hal ini berlaku mau itu rambutnya panjang ataupun pendek. Ingat kenapa Ruth Permatassari (TJ) dibotak?

·  Tuntutan profesi umumnya menyebabkan seorang wanita mesti merawat rambut, melakukan gaya rambut yang ekstrem dan kadang mewarnai rambutnya. Artis atau profesi-profesi tertentu kadang menuntut para perempuan untuk mengubah gaya rambut atau melakukan pewarnaan rambut yang ekstrem.

Sebagai catatan ketika kita berusaha membaca orang lain melalui rambutnya, lihat juga berbagai hal lain sebagai faktor pendukung. Berbagai petunjuk seperti penampilan, aksesoris, cara berpakaian, bahasa tubuh dan nada bicara bisa dijadikan faktor yang benar-benar menentukan. Amati juga kebiasaan dan penyimpangan kebiasaan. Pengamatan terhadap penyimpangan kebiasaan bisa menjadi petunjuk yang sangat penting. Karena itulah, ketika membaca orang lain melalui rambut jangan langsung melompat ke kesimpulan yang belum tentu benar tanpa pertimbangan yang lebih mendalam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar