Minggu, 13 Maret 2016

APA ITU ALAM BAWAH SADAR?



Apa ada di antara para pembaca di sini yang pernah mendengar istilah ‘alam bawah sadar’? Kalau beberapa pembaca di sini ada yang langsung mengaitkannya dengan hipnotis, maka saya tidak bisa menyalahkan kalian. Hipnosis memang memanfaatkan penggunaan alam bawah sadar manusia, dan istilah ini memang lebih sering digunakan oleh para pesulap daripada berbagai profesi lainnya. Jadi, apa itu alam bawah sadar?


Mari kita mulai dengan keadaan mental dimana kita seringkali berada ketika kondisi tersebut, yaitu ketika sadar. Pikiran sadar (concious mind) adalah pikiran dimana kita menggunakan akal sehat atau logika rasional. Melalui fungsi pikiran ini, kita secara sadar berpikir secara logis dan analitis ketika memikirkan sesuatu seperti ketika sedang bermain catur, menghitung keuangan, mengerjakan PR matematika, merencanakan program kerja, dan lain-lain.  Alam bawah sadar atau Pikiran bawah sadar atau dalam Bahasa Inggris Subconcious Mind adalah pikiran yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, intuisi, kreativitas dan kepribadian (sumber: HIPNOTIS UNTUK KEHIDUPAN SEHARI-HARI). Berbeda dengan pikiran sadar, alam bawah sadar lebih bersifat otomatis dan justru alam bawah sadar inilah yang seringkali lebih memegang peranan penting dalam diri kita. 


Apakah ada dari para pembaca di sini yang ketika pertama kali bertemu dengan seseorang langsung mendapatkan kesan kalau orang tersebut bengal, tidak dapat dipercaya atau kegenitan? Atau apakah ada dari para pembaca yang merasakan perasaan tidak enak, dan ternyata apa yang kita pikirkan tersebut justru malah jadi kenyataan. Para ahli menyimpulkan bahwa pada dasarnya pikiran sadar (concious mind) yang tampaknya
Sigmund Freud
mengendalikan hidup kita justru hanya memberikan pengaruh sekitar 12% terhadap tindakan kita. Kurang lebih 88% lainnya justru ditentukan oleh oleh alam bawah sadar. Tidak heran jika ahli psikoanalisis bernama Sigmeund Freud (1856-1939), mengibaratkan fenomena pikiran kita seperti Gunung Es dimana bagian dari Gunung Es yang berada di atas permukaan laut (bagian gunungnya), ternyata jauh lebih kecil daripada bagian lainnya yang terkubur di dalam laut. Mengenai pikiran bawah sadar ini, Sherlock Holmes mengibaratkannya dengan teorema sederhana ‘2+2=4’. Apakah kita tahu berapa 2+2? Betul 4. Apa kita bisa menjelaskan kenapa bisa begitu? Menjelaskannya justru jauh lebih sulit daripada menjawabnya, betul bukan? Pada dasarnya mengetahui sesuatu tanpa bisa menjelaskannya disebut intuisi, dan hal ini merupakan pengaruh dari pikiran bawah sadar kita sendiri.

Mengenai pikiran bawah sadar ini, saya akan memberikan sebuah kejadian menarik yang benar-benar terjadi dalam hidup saya. Setelah saya bersungguh-sungguh mempelajari berbagai metode mengingat yang sebagiannya saya tulis di blog ini, saya menjadi mengerti bagaimana cara alam bawah sadar bekerja. Pada akhirnya, saya juga mengerti bagaimana hipnosis bekerja. Saya kemudian berujicoba untuk menguji kebenaran teori yang saya pahami tersebut. Ayah saya seringkali lupa dimana beliau menyimpan kunci motor. Berbagai saran yang saya berikan kepada beliau, ternyata tidak mampu membuatnya mengingat di mana kunci motor tersebut berada. Akhirnya saya membuat keputusan untuk berusaha memasukkan sugesti-sugesti tertentu pada alam bawah sadar beliau, tentunya tanpa beliau sadari. Hasilnya sungguh luar biasa mengherankan. Selama 2 minggu saya memasukkan sugesti-sugesti tersebut, dan selama 2 bulan ke depan beliau tidak pernah lagi mengeluh di mana beliau meletakkan kunci motornya. 

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar