Minggu, 20 Maret 2016

4 CARA MELATIH KEMAMPUAN OBSERVASI MENURUT BERBAGAI PAKAR DAN SUMBER



Supaya kita bisa membaca kepribadian orang lain dan melakukan deduksi dengan efektif, maka kita harus memiliki dasar yang penting terlebih dahulu. Dasar dari deduksi dan membaca kepribadian adalah observasi. Observasi mampu ditingkatkan melalui latihan. Pada film The Mentalist, Patrick Jane sang pemeran utama melatih kemampuan observasinya dengan mengamati para pengunjung taman hiburan dari atas wahana kincir yang tidak berjalan selama berjam-jam. Dalam seri film Psych, Shawn Spencer melatih kemampuan observasinya dengan menghitung berapa jumlah topi di dalam ruangan yang dia masuki sambil memejamkan mata.
Kemampuan observasi adalah kemampuan yang wajib kita miliki, entah apapun profesi kita. Namun sayangnya banyak yang kurang mengerti bagaimana cara melatih kemampuan observasi. Karena itulah saya di sini akan menuliskan berbagai metode latihan observasi yang saya ambil dari berbagai pendapat ahli dan sumber.


Jo -Ellan Dmitrius
1. Menurut Jo-Ellan Dmitrius, P.hd.
Untuk mempertajam kemampuan observasi, ketika bertemu orang dengan orang yang baru ditemui, bayangkan kita mengambil snapshot dari orang tersebut. Bekukan imej orang tersebut di pikiran kita. Kemudian secara mental, mundur perlahan dan amati imej orang tersebut dari atas ke bawah. Kalian akan men-scan karakteristik fisik orang tersebut dan menyadari ciri-ciri yang konsisten dari orang tersebut, juga  satu dua ciri yang kelihatan mencolok.”
(Sumber: READING PEOPLE: How to Understand People and Predict Their Behaviour-Anytime Anyplace)

2. Menurut Harry Lorrayne
Menurut Harry Lorrayne, berikut adalah metode-metode untuk melatih kemampuan observasi:
a.    Mempelajari sistem memori yang Harry Lorrayne susun. Bukunya How to Develop a Super Power Memory bisa di download melalui google.
b.   Di ruangan yang familiar, ambil selembar kertas. Tanpa melihat sekeliling, jelaskan ruangan tersebut secara detail. Tulis satu persatu benda yang ada di ruangan tersebut Catat setiap asbak, furnitur, foto dan berbagai benda lainnya. Kemudian lihat ruangan tersebut. Cek benda-benda di daftar. Sadari ada beberapa benda yang terlewat atau bahkan tidak teramati sama sekali padahal kita sudah melihatnya beberapa kali. Kemudian keluar dari ruangan tersebut. Tes sekali lagi seperti sebelumnya. Kali ini, daftarnya pasti jauh lebih panjang dari sebelumnya. Cobalah hal ini pada ruangan lain di rumah. Jika hal ini dilakukan terus (dilatih), maka kemampuan observasi kita akan meningkat drastis.
c.    Pikirkan seseorang yang kita kenal dengan baik. Cobalah untuk membayangkan wajahnya. Kemudian, coba deskripsikan wajahnya pada selembar kertas. Tulis apapun yang bis kita ingat. Kemudian, cobalah untuk lebih terperinci mendeskripsikan orang tersebut. Misal: warna rambut, gaya rambut, kulit, semua karakteristik yang mencolok, pakai kacamata atau tidak, tipe kacamatanya, tipe hidung, telinga, mata, dahi, perkiraan tinggi dan berat badan, dll. Ketika bertemu orang tersebut, cek tingkat kebenaran yang kita dapat. Catat mana yang benar dan mana yang salah. Kemudian, coba lagi latihan ini. Kemampuan kita akan meningkat drastis.
Cara terbaik untuk melakukan latihan ini adalah saat kita menaiki transportasi umum. Lihatlah orang yang berada di depan atau di samping kita. Lalu secara mental, deskripsikan secara detail karakteristik wajah orang tersebut. Pura-puralah seolah kita adalah saksi dari perbuatan kriminal dan detail yang kita amati sangatlah penting. Cek kembali! Setiap kali kebiasaan ini dilatih, keampuan observasimu akan meningkat tajam.
(Sumber: How to Develop a Super Power Memory)

Berdasarkan situs wikihow, ada beberapa cara yang bisa kita pakai untuk meningkatkan kemampuan observasi. Cara-cara tersebut adalah:
a.    Mengambil kelas melukis dan menggambar
b.    Luangkan waktu untuk mengamati orang dari jauh. Situasikan diri kita saat berada di kafe atau di taman. Ambil kopi yang kita pesan, lalu lihat dan amati orang yang duduk dan lalu lalang. Perhatikan bahasa tubuh, mood, percakapan dan perilaku mereka. Kita bisa mengamati mereka secara umum atau secara lebih spesifik.
c.    Memainkan puzzle akan sangat membantu kita dalam memecahkan masalah. Dengan memainkan puzzle, kita akan banyak memperhatikan detail dan melihat dari sudut pandang berbeda. Menghabiskan waktu sendirian dalam memecahkan puzzle akan menajamkan pikiran dan memori. Selain itu, aktivitas memecahkan puzzle akan membuat kita menyadari akan keindahan suatu detail tertentu
d.    Menonton film asing tanpa subtitle
e.    Buat jurnal catatan observasi. Catat setiap hal yang kita amati seperti apa yang orang pakai, mood dosen, dan burung di jendela. Jika kita ada di kafe, catatlah apa yang orang baca, makan atau diskusikan

   Berdasarkan jawaban dari Jon Mixon, untuk melatih observasi kita perlu melatih observasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Berikut adalah metode-metode yang Jon Mixon sarankan untuk melatih kemampuan observasi.
a.      Duduklah di bangku area taman yang ramai, lalu cukup amati orang-orang
Lakukan hal ini beberapa kali dalam seminggu. Lalu secara hati-hati, periksa orang-orang yang melewati area tersebut. Setelah berhari-hari, kita akan bisa menentukan siapa yang familiar dengan tempat tersebut dan siapa yang tersesat di tempat tersebut.
b.     Lakukan hal yang sama seperti pada nomor a, di area ramai seperti mall atau pasar
Hitunglah jumlah orang yang warna tertentu yang sama, atau jenis baju yang sama. Catatlah hal tersebut pada jurnal, atau latih kemampuan mengingat kita saat memperoleh informasi tersebut.
c.      Ambil 1 hari tertentu dalam seminggu, dan tontonlah tv namun iklannya saja
Tontonlah iklan, hanya iklan dalam 1 hari tertentu. Kemudian pergi ke area publik dan amati berbagai percakapan yang terjadi di sekeliling kita. Kita akan menyadari banyak orang yang kita amati melihat dan mendengarkan informasi yang sama dari iklan-iklan di televisi dan hal tersebut mempengaruhi kehidupan sosialnya.
d.    Pergilah ke kafe, rumah makan atau restauran favorit di kota yang kita tinggali
Duduklah di kafe atau di luar kafe (jika tempat penuh). Pesanlah sesuatu seperti kopi, sehingga kita terhindar dari perhatian orang lain atau staff di sana. Pakailah baju yang sopan. Amati dan kita akan melihat langganan, pendatang baru dan orang-orang yang menyukai atau tidak menyukai kafe tersebut.
e.    Lakukan penelusuran kota tempat kita tinggal, lalu singgahlah di tempat tersebut    
Kunjungilah berbagai kota tempat kita tinggal, mulai dari area perkotaan hingga area pedalaman. Buat catatan mengenai jalan-jalan di area yang kita singgahi dan bisnis-bisnis yang terdapat di sana. Lakukanlah hal ini beberapa kali dalam sebulan, dan kita akan menyadari perubahan di kota (seperti toko yang tutup misalnya). Dan dengan melakukan hal ini, kita akan lebih familiar dengan apa yang terjadi di kota kita.
f.     Di tempat kerja, amati aktivitas teman sejawat dan manajer kita
Jangan memandang mereka, tertawa atau berkomentar terhadap isi pembicaraan mereka. Cukup amati apa yang terjadi di sekelilingmu.
g.    Ambil waktu-waktu tertentu untuk membaca informasi-informasi online/artikel-artikel online yang tersedia di area tempat tinggal kita
Lakukan hal ini beberapa kali dalam sebulan. Cobalah untuk fokus pada hal-hal yang unik dan paling mudah diingat pada artikel-artikel tersebut. Dalam sekitar 3-5 bulan, kita akan menjadi orang yang paling tahu tentang informasi tempat tinggal kita.
h.    Tonton semua program-program berita lokal di area tempat kita tinggal setiap hari
Walaupun kita tidak setuju dengan kebijakan dan perspektif politik yang dikeluarkan media, amati acara-acara berita tersebut dan amati acaranya. Lagi, dalam 3-5 bulan kita akan menjadi orang yang paling tahu tentang informasi tempat kita tinggal.
i.     Dengarkan percakapan-percakapan yang terjadi di sekeliling kita
Pastikan saat kita melakukan ini, kita seolah melakukan hal lain juga. Sehingga, kita tidak dicurigai. Ingatlah isi perkataan orang tersebut dan yang paling penting, bagaimana orang tersebut mengatakannya.
j.     Ketika orang lain berbicara kepada kita, dengarkan perkatannya
Jangan dengar pikiran kita saat mendengarkan orang lain bicara, tapi pikirkan apa maksud dari perkataan mereka. Dengan begini, kita akan lebih banyak mengorek informasi lebih banyak dari sebelumnya.

Pilihlah metode latihan observasi yang sesuai untuk diri kalian. Dengan melakukan berbagai latihan ini, maka bisa dipastikan kemampuan observasi kalian bertambah secara signifikan sehingga kita bisa menggunakannya untuk melakukan deduksi atau membaca orang lain. 

SELAMAT MENCOBA!!!
       




Tidak ada komentar:

Posting Komentar