Selasa, 15 Maret 2016

4 CARA EFEKTIF MELATIH ILMU STRATEGI



Yamato Kansuke (kiri) dan Morufushi (kanan)

Sebagai seorang penggemar sejati Detective Conan, saya telah saya menonton Detective Conan berkali-kali (mungkin 700 episode 10 balikan). Pada episode kasus pembunuhan Fuurinkazan dan kasus pembunuhan dinding merah, dimana mereka bertemu dengan 2 orang opsir polisi yang karakternya mirip ahli strategi di era sengoku dan tiga negara (2 orang tersebut adalah Inspektur Yamato Kansuke dan Inspektur Morofushi “Koumei”), saya menemukan bahwa ilmu strategi merupakan ilmu penting yang harus dikuasai atau setidaknya dipelajari oleh manusia. 


Pada zaman dahulu, para jenderal dan para kaisar mempelajari ilmu-ilmu strategi untuk memenangkan peperangan. Di era sekarang, para businessman dan para politikus mempelajari strategi supaya bisa sukses dalam memperoleh tujuan mereka. Beberapa dari mereka berusaha mempelajari dan menguasai aspek tersebut dengan membaca buku dan kitab strategi, ada juga yang mempelajarinya dengan berbagai metode lain. Berikut adalah berbagai cara yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kemampuan strategi dan taktik kita:

MEMPELAJARI SEJARAH
Bung Karno mengatakan: “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Melalui sejarah, kita bisa melihat seperti apakah pemimpin hebat itu dan bagaimana kecerobohan bisa
Zhuge Liang (Red Cliff: diperankan Takeshi Kaneshiro)
menghancurkan suatu peradaban. Melalui sejarah pula, kita bisa bercermin dan mengatakan apakah kita sudah menjadi orang yang lebih baik. Dengan berkaca pada sejarah, kita akan mampu menghindari berbagai kesalahan yang pernah dibuat oleh para pendahulu kita dan membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih baik dengan meniru kisah hidup orang-orang besar. 

MEMPELAJARI BUKU DAN KITAB STRATEGI
Membaca buku dan kitab-kitab strategi baik itu yang dibuat di era kuno ataupun di era modern, akan menambah pengetahuan kita secara signifikan. Buku-buku strategi masa lampau seperti Seni Perang Sun Tzu, Go Rin No Sho karya Miyamoto Musashi, Sang Penguasa karya Machiavelli dan Sirah-sirah Nabawiyah, terbukti masih relevan di era sekarang sehingga banyak digunakan oleh berbagai macam kalangan dari berbagai profesi. Selain itu, buku-buku strategi modern seperti buku 48 Law of Power dan 33 Strategies of War karya Robert Greene, juga How to Win Friend and Influence People karya Dale Carnagie akan memperkaya khazanah keilmuan pada diri kita. Dengan mempelajari berbagai buku strategi dari berbagai era dan kondisi geografis akan membuat kita lebih mumpuni dalam menjalankan strategi yang akan kita terapkan.

MEMAINKAN PERMAINAN BERBASIS STRATEGI
Permainan-permainan seperti catur, go dan shogi, apabila dimainkan secara berkala akan meningkatkan kemampuan otak kita dalam melakukan analisis. Tidak hanya itu, permainan-permainan ini juga membantu kita dalam meningkatkan kemampuan kita dalam melakukan penilaian dan perhitungan. Selain itu, game-game berbasis strategi lain seperti misalnya game-game Stronghold, Civilization dan Clash of Clans akan mampu meningkatkan kemampuan ini. Hanya saja ingat, jangan lupa waktu!

MEMPELAJARI BIOGRAFI TOKOH-TOKOH BESAR
Tokoh-tokoh besar seperti misalnya Nabi Muhammad S.A.W, Umar bin Khattab r.a, Muhammad Al-Fatih, Salahudin Al-Ayubi, Abraham Lincoln, Alexander Agung, Benjamin Franklin dan tokoh-tokoh besar lainnya mampu menyajikan kepada kita berbagai pembelajaran melalui perjalanan hidupnya. Dengan mempelajari hikayat orang-orang besar, kita bisa melihat mindset mereka dan bagaimana hingga mereka bisa menjadi tokoh sebesar itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar