Rabu, 01 April 2015

The Mentalist



Smiley yang selalu ditinggalkan Red John di TKP

Untuk para penggemar detektif yang ingin mempelajari berbagai ilmu detektif dari film, maka saya sarankan untuk silahkan menonton film yang satu ini. Judul film yang saya maksud adalah The Mentalist. Beberapa metode yang saya ungkap di sini sebagai contoh ilmu-ilmu psikologi dan teknik mengingat memory palace (link-nya bisa dilihat di bawah), berasal dari film ini.



PERTAMA KALI MENONTON
Sebagai seorang penggemar film detektif sejati, saya seringkali melihat referensi mengenai film-film detektif di internet. Sebelumnya, saya telah melihat film Sherlock versi modern yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch dan Martin Freeman, namun sebagai penggemar detektif, tentu saja ini belum cukup. Akhirnya setelah mengunjungi berbagai situs, saya mendapati mengenai 2 film detektif komedi (di bawah).



 
Melalui 2 film tersebut di atas, akhirnya saya mampu menemukan film ini melalui link terkait di situs wikipedia, kemudian setelah menontonnya, saya menyimpulkan kalau ini film wajib bagi penggemar detektif. Sejak saya memiliki film ini, saya hampir mengulang setiap episode-nya selama kurang lebih 10 kali dan setiap kali saya menonton ulang, saya belajar hal baru dari film ini.

MENGENAI APAKAH FILM INI?
Simon Baker

Film The Mentalist ini, menceritakan mengenai seorang pesulap beraliran mentalism bernama Patrick Jane (Simon Baker), seorang konsultan di CBI (California Beareau of Investigation) yang sebelumnya bekerja sebagai psychic (semacam paranormal), atau lebih tepatnya berbohong dan berpura-pura menjadi paranormal asli sehingga bisa memanipulasi korbannya dan menyedot uang dari orang-orang yang percaya kalau dia punya kekuatan supranatural. 

Pada suatu hari di sebuah acara langsung di televisi, Patrick Jane membuat kesalahan fatal dimana dia menyebutkan mengenai seorang pembunuh berantai bernama Red John dan hal ini membuat istri dan anaknya terbunuh. Sejak saat itu, Patrick Jane berusaha untuk menangkap (lebih tepatnya membunuh) Red John, dan seputar pada hal inilah film ini berkutat.

TENTANG PATRICK JANE

Apa yang saya kagumi dalam film ini adalah bagaimana pengkarakteran Patrick Jane yang luar biasa. Sebagai seorang pesulap, dia seringkali mengungkap suatu pembunuhan dengan trik-trik sulap dan psikologis yang elegan. Sebagai contoh, ketika dia menyelidiki pembunuhan di sebuah akademi sekolah baseball, dia menggunakan Swami Gimmick (pensil jari) untuk mengungkap motif pelaku. Pernah juga dia menggunakan tarot untuk melihat reaksi pelaku dan menyudutkannya dengan menggunakan trik tersebut. Selain itu, dia juga memiliki kemampuan deduksi yang luar biasa. Pernah dia mendeduksikan profesi dan pekerjaan dari korban yang ada di TKP hanya berdasarkan tangannya saja (atau lebih tepatnya karena hanya tangan korban yang ada di TKP).

Namun, dari kesemua itu yang paling saya kagumi adalah analisis psikologinya terhadap tingkah laku manusia yang dikombinasikan dengan kemampuan hot reading, cold reading dan deduksi yang membuatnya hampir tidak bisa ditandingi. Dengan mengkombinasikan keempat hal ini, dia tidak hanya mampu membaca profesi seseorang, namun juga membaca pikiran, serta membaca keadaan mental dan trauma psikologis apa yang orang tersebut alami ketika dia masih kecil. Jadi saya sarankan, untuk yang penggemar detektif sejati,  

TONTON FILM INI!

APABILA ANDA MEMILIKI PERTANYAAN, SILAHKAN KETIK PERTANYAAN ANDA DI KOLOM KOMENTAR. APABILA ARTIKEL INI BERMANFAAT, SILAHKAN ANDA BAGIKAN ARTIKEL INI KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA :-)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar