Minggu, 19 April 2015

5 ALAT EFEKTIF DALAM PEMBELAAN DIRI



Bagi seorang detektif, keadaan-keadaan yang berbahaya selalu akan kita temui. Karena itulah, senjata untuk mempertahankan diri sangatlah penting. Walaupun begitu, alat-alat di bawah ini bisa digunakan bahkan secara umum untuk mempertahankan diri dari para kriminal. Sebagai contoh, di era dimana begal banyak berkeliaran seperti sekarang, alat pertahanan diri ini bisa dijadikan solusi. Di bawah ini, adalah senjata yang saya sarankan untuk selalu kita bawa:


Semprotan Merica
Semprotan merica adalah senjata praktis simpel yang bisa kita buat sendiri. Kita hanya membutuhkan botol parfum semprot bekas (label merk-nya jangan dicabut), dan campuran merica dan air, atau kalau mau yang lebih dahsyat, campuran antara cabe rawit tumbuk dan air. Masukkan campuran tersebut ke dalam botol parfum. Akan lebih baik kalau mekanisme botolnya adalah parfum yang semprotannya menyebar, kuat dan jauh (seperti casablanca misalnya). Atau, jika anda tidak mau repot, silahkan beli.

Electroshock Weapon
Apabila kita mampu untuk membelinya, senjata seperti stun gun dan tasersangatlah bermanfaat untuk digunakan membela diri. Senjata-senjata yang memiliki jarak pendek seperti stun gun misalnya, beberapa bahkan disamarkan sehingga kelihatan seperti lipstick dan handpone. Sangat bermanfaat untuk orang yang ingin membeladiri.

Pistol
Alat yang tentunya tidak asing ini, merupakan salah satu alat beladiri yang paling efektif. Sayangnya, untuk memiliki pistol kita harus memiliki lisensi kepemilikan. Jadi, siap-siap merogoh kocek yang dalam dan banyak latihan kalau mau menggunakan senjata ini sebagai alat untuk membela diri. 

Pisau

Alat yang paling primitif, namun tetap masih digunakan hingga saat ini adalah pisau. Pisau juga merupakan alat yang lazim digunakan dalam pembelaan diri. Saran saya dalam pembelaan diri dengan menggunakan alat ini, pisau tidak boleh lebih dari sejengkal, lalu samarkan sebagai pisau lipat di dalam gunting kuku (ingat, hanya pisau yang boleh ada di dalam gunting kuku tersebut). Atau, cutter yang biasa kita gunakan di sekolah juga bisa kita gunakan.

Sumpit
Terinspirasi dari novel “4 Besar” karangan Agatha Christie, saya menyarankan sumpit untuk digunakan sebagai alat pembelaan diri selanjutnya. Jarumnya silahkan lumuri dengan menggunakan obat bius dosis tinggi (jadi penjahat akan tumbang dalam sekali tiup). Selain itu, akan lebih baik kalau sumpitnya bisa kita samarkan sebagai rokok atau cerutu seperti yang Hercule Poirot lakukan. Ketika keadaan genting, silahkan gunakan sumpit tersebut.

Pada prinsipnya, alat pembelaan diri yang baik harus memiliki unsur-unsur berikut:

  • Efektif, mampu melumpuhkan lawan (jika tidak fisik, psikis) dalam sekali hantam. 
  • Disamarkan dalam bentuk yang tak terduga, seperti stungunbentuk handphone dan lipstick di atas. 
  • Praktis, bisa dibawa kemana-mana tanpa membuat orang lain curiga.


APABILA ANDA MEMILIKI PERTANYAAN, SILAHKAN KETIK PERTANYAAN ANDA DI KOLOM KOMENTAR. APABILA ARTIKEL INI BERMANFAAT, SILAHKAN ANDA BAGIKAN ARTIKEL INI KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA :-)

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar