Senin, 02 Maret 2015

Apa Yang DImaksud Kriptologi?



Kriptologi a.k.a kriptografi adalah disiplin ilmu khusus yang berfokus pada bahasa-bahasa kode dan persandian. Pada awalnya, pengkodean ini, hanya dilakukan pada komunitas-komunitas tertentu saja. Biasanya komunitas yang bersifat rahasia seperti misalnya freemason, illuminati, Yi He Tuan (boxer), dan komunitas lainnya. Namun kemudian, penggunaan kode meluas seperti pada peperangan, komunikasi angkutan dan lain sebagainya. 




Sebelum manusia mengenal bahasa, kita menggunakan bahasa isyarat yang hanya digunakan pada kelompok dan komunitas kita sendiri. Dengan bahasa isyarat ini, kita bisa bertahan hidup di alam bebas. Ketika kemudian komunitas itu berkembang dan fungsi verbal dari mulut manusia mulai berkembang pula, maka kita menggunakan lidah sebagai penyambung komunikasi. Melalui lidah inilah, bahasa muncul di tengah-tengah kita.

Jadi apa yang membedakan kode a.k.a sandi dengan bahasa? Selain mulut, tentunya jumlah orang yang mengerti dan untuk apa hal tersebut digunakan beserta tingkat kerahasiaan. Kebanyakan bahasa isyarat menggunakan komunikasi non verbal (harap bedakan dengan bahasa tubuh [lih. BAHASA TUBUH), kecuali dalam beberapa kasus. Misalnya, dalam Perang Dunia II, Amerika menggunakan bahasa Indian (saya lupa spesifiknya bahasa Indian mana) untuk mengirimkan pesan-pesan seperti koordinat target menjatuhkan bom dan posisi peleton pasukan. Di era sekarang, kriptografi digunakan dalam beberapa hal seperti misalnya, komunikasi transportasi, kepolisian, algoritma komputer,
html, soal tes psikoanalisis dan beberapa hal lainnya. 

Jika kita ingin mengetahui bagaimana kriptografi sederhana itu, maka seharusnya kita serius mendalami pramuka. Di dalam kepramukaan, diajarkan beberapa jenis sandi yang tentunya merupakan jenis kriptografi sederhana yang bisa kita pelajari (tapi jangan dihafal, ga terlalu bermanfaat, ya mungkin beberapa bisa dihafal). Sandi-sandi seperti misalnya sandi kotak (alias sandi freemason), sandi rumput, sandi julius cesar, semaphore dan morse akan sangat berguna.  

Kalau kita mempelajari yang matematika BAB baris dan geometri di kelas 3 SMA, maka kita akan mendapati mengenai metode penerjemahan kode sederhana namun yang lebih rumit dari sandi-sandi pramuka di atas. Kenapa saya menyebutkannya dengan kode sederhana namun rumit, karena pada dasarnya baris dan geometri merupakan dasar dari algoritma, dan algoritma komputer jauh lebih rumit dan dinamis dari sekedar baris dan geometri yang diajarkan di kelas 3 SMA. Kalau kalian ingin mempelajari algoritma yang lebih rumit, kuliahlah di teknik informatika, ilmu komputer, teknik mesin (spesialisasi robotika) atau jurusan matematika.

Lalu, bagaimana cara memecahkan suatu kode, kalau kodenya banyak dan bermacam-macam? Bung, setiap kode pasti memiliki pola. Kita hanya perlu tahu polanya. Cara mempelajarinya gimana? Prinsipnya sama seperti pada salah satu cerita Sherlock Holmes sandi orang menari. Pelajari, maka setidaknya, kita bisa menterjemahkan kode yang paling dasar.    

APABILA ANDA MEMILIKI PERTANYAAN, SILAHKAN KETIK PERTANYAAN ANDA DI KOLOM KOMENTAR. APABILA ARTIKEL INI BERMANFAAT, SILAHKAN ANDA BAGIKAN ARTIKEL INI KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar